SCM player skins Obrolan Santai Tentang Nike Ardilla – Keke's 1st spot to visit
 

Obrolan Santai Tentang Nike Ardilla

Sepuluh tahun sudah Nike Ardilla meninggalkan kita semua.Tapi nama besar Nike Ardilla tetap melekat di dunia hiburan Indonesia dan juga terpaku dihati para penggemarnya. Sosok cantik jelita itu seolah masih menghirup dunia fana ini,wajahnya sesekali masih muncul diberbagai media.Nike adalah fenomena yang melegenda.

Adalah Boy,lajang kelahiran 28 tahun yang lalu yang menyelesaikan S1 nya di Jakarta (kota asalnya gw lupa:D asli…maaf!!)dan sempat menjadi figuran dibeberapa sinetron Nike Ardilla,seperti JALUR PUTIH,SEKELAM DENDAM MARISSA,dan beberapa sinetron lainnya.Pria ini termasuk fans berat Almarhumah Nike Ardilla dan salah satu pengunjung yang paling rajin isi buku tamu di situs kesayangan kita.

Dalam obrolan santai antara crew nikeardilla.da.ru bersama dia via YM,Boy mengunggkapkan semua pendapatnya tentang Nike Ardilla lewat pertanyaan pertanyaan yang saya berikan.Biar ga penasaran,mari kita simak obrolan bersama pria yang hobby joging,bikin cerita anak,n puisi ini.

Sejak kapan kamu tertarik dengan Nike Ardilla?
Kalo tertarik,gw pertama kali suka ma Nike saat album pertama Seberkas Sinar. pada waktu itu sering di tayangin di TVRI,terus mulai bener- bener suka saat lagu Tinggallah Kusendiri, disitu musiknya keren abiz. Mungkin lagu tersebut adalah lagu yang paling sering aku request di Radio Bayusakti – di daerah Kroya Cilacap.Dan itu menjadi lagu andalanku untuk request.

ok,apa yang menarik dari Nike ardilla?
Aku suka/cinta pada Nike “love at the first sight”, saya suka pada pandangan pertama, saat liat dia di TV. Nike adalah pribadi yang menarik, gak sombong. dan itu terbukti dengan didirikannya Yayasan untul SLB Wawasan Nusantara.Satu hal yang aku suka dari Nike, dia tuh tipe orang yang gak munafik, dan ‘care’ pada sesama, pribadinya menarik, dan gak bosen deh ngeliat dia..

apa yang kamu rasakan waktu pertama kali mendengar kabar bahwa nike pergi untuk selamanya?
pertama kali aku mendengar kepergian Nike, saat itu hari hujan.., sungguh bagai di ‘sambar geledek’, aku kaget setengah mati, Mungkin aku lelaki, tapi aku menangis saat itu, aku tuh tipe orang yang kalo ada moment selalu aku catat, akupun torehkan dalam buku harian, saat itu, satu puisi tercetus…, aku menangis, suasana hati sangat terenyuh dan aku gak percaya itu terjadi. yang jelas malam itu aku gak bisa tidur, dan selalu ngikutin berita baik di radio/tivi (saat itu hanya TVRI) yang ada di daerahku. Pokoknya aku tak percaya, tapi itu memang terjadi. Puisi tentang nikepun, saat itu aku bikin hari itu juga, masih ada, tapi sayang sekali enggak aku bawa. Mungkin lain kali

setelah kepergiannya,nama nike justru semakin mencuat dan semakin banyak fansnya(fans dadakan) menurut kamu pendapat ini benar atau tidak?
Fans dadakan? menurutku sih enggak yah, sebenarnya dalam diri merekapun sejak awal sudah tertanam rasa suka pada Nike, jadi gak mungkin lah kalo dari awal belom kenal/setidaknya mereka pernah dengar suaranya, cuman mereka belom sempet/enggak terlalu peduli dengan Nike, tapi setelah kepergiannya baru mereka menyesal. jadi seolah-olah fans dadakan. Kalo dibilang fans dadakan mungkin kurang tepat. Dan harus diakui kepergian Nike Ardilla memang fenomenal. Disaat dia di puncak, disaat bintang tengah bersinar, Nike dipanggil sama yang Maha Kuasa.

sering berburu sesuatu ttg nike?
Pada awal kepergian Nike Ardilla, aku sempet nyari2 kaset Nike, kemudian aku juga sempet punya kliping Nike yang gw ambil dari majalah pelajar MOP(Jawa tengah), Koran-koran, dan Tabloid Nyata. tapi seiring berjalannya waktu dan akibat lamanya aku tinggalkan, koleksi tersebut sebagian udah hilang. dan saat-saat terakhir, aku mulai berburu lagi dan berburu lagi. Tapi gw tipe yang slow but sure, jadi gak terlalu memaksakan diri,karena terbentur dengan kesibukan gw yang lain, jadi kadang-kadang udah gak sempet lagi untuk berburu.

koleksi kebanggaan kamu apa?n dapat dari mana?
koleksi kebanggaan gw saat ini adalah Sampul Pertama 1 tahun meninggalnya nike, karena saat ini susah di dapet. aku dapetnya dari temenku, Adi. Dan kalo tanya lagu-lagu favorit, hampir semua aku suka, kecuali lagu-lagu yang ngebeat. Tapi diantara yang favorit dan terfavorit, gw paling suka lagu Meraih Rembulan, Tinggallah Kusendiri, dan Madu dan Racun Cintamu. Yah mungkin gw suka lagu tersebut karena ada memory aja kali..

selain beli kamu barter juga ama sesama fans lain?
Barter? bagi sesama fans, gw lebih suka barter yah ketimbang harus menjual. karena sebagai sesama fans, gw akan ngerasa satu, so pasti barter itu hal yang aku lakuin kalo emang aku punya koleksi lebih dari satu.

secara ga langsung,nike ardila itu sudah menyatukan fans2nya yah,bahkan antar sesama fans itu bisa seperti sodara gara2 sama2 ngefans sama nike.nurut km bener ga pendapat ini?(pendapat gw lho:D)
Gw setuju dengan pendapat ini, karena dari sini pula gw bisa menambah banyak temen, dari berbagai kalangan, dari berbagai latar belakang. Emang sih gak bisa di pungkirin satu dua, ada yang merasa bersaing, dan itu sih persaingan yang gw anggap positif, karena dengan demikian kan membuktikan bahwa mereka masih merasa memiliki Nike.

maksud bersaing itu dalam hal apa?
Ada beberapa yang cerita ke aku, kalo misalnya mau mengadakan kegiatan misalnya lomba karaoke yang hasilnya untuk yayasan Nike, maka ada satu kubu lain yang ikut-ikutan ngadain acara. disini tidak perlu disebutkan kubu yangmana dengan kubu yang mana, yang jelas kan persainganya masih dalam taraf yang positif

oic,ok degh.pernah ziarah ke makam nike?
Sebagai seorang fans Nike, kurang afdol kalo belom ziarah ke makamnya. so pasti aku udah pernah ke makam Nike.

kesan yang kamu rasakan?
saat pertama, kaget yah, karena ternyata di makam itu banyak banget penggemar. kesanku yang pertama yang jelas dari pihak keluarga sangat welcome dengan fans-fans nike, kemudian aku sempet ke tetangga almarhumah, mereka pun welcome, dan sempet cerita kalo Nike itu memang pribadi yang menyenangkan.

selama ini ada semacam isyu,bahwa nike masih selalu”hadir”mengunjungi fansnya,km percaya?(malah juru kunci makam nike pun membenarkan hal ini)
Ah, kalo soal isyu ini, aku sebagai insan yang beragama sangat menyayangkan dengan isu tersebut. karena seseorang yang telah meninggal tidak akan kembali lagi, aku takut itu hanya penampakan-penampakan yang hanya akan membuat fitnah. kasihan almarhumah di sana. Kalo soal dikunjungi, mungkin hanya halusinasi yang berlebihan.

Saya setuju pendapat km.trs,pendapat kamu ttg kloning nike,seperti lia natalia n dike ardilla..apa mereka mampu n pantas menggantikan posisinya nike?
Soal kloning, kalo menurut aku sendiri sah-sah aja, asal jangan membawa nama besar Ardilla. Terlalu berat. Nike Ardilla tidak akan pernah bisa tergantikan oleh siapapun. Kalopun misalnya ada kloning, fans mereka pasti hanya sementara. Kalo pandangan gw untuk Lia Natalia sendiri, gw salut dengan Lia karena dia masih bisa menjadi “diri sendiri” tanpa membawa nama besar Nike, tapi kalo untuk Dike Ardilla, wah jauuuuh banget kalo dikatakan sebagai pengganti Nika. Jadi kesimpulannya Nike Ardilla tidak akan dapat tergantikan oleh siapapun.

kalo boleh berandai andai…seandainya nike ardilla masih ada,kira kira apa yang akan terjadi dg dirinya(terutama karier musicnya)?
Dengan banyaknya penggemar di Indonesia, gw yakin Nike bisa menjadi Trend setternya remaja Indonesia, dan mungkin kalo dia masih ada, dia akan menjadi Diva Asia. Nike memang fenomenal.

Nike Ardilla memang fenomenal…….sepuluh tahun sudah keperginnya,sepuluh tahun sudah dia torehkan luka dihati penggemar beratnya.Nike…kami kadang menangis mengenangmu,tapi kami yakin…Tuhan lebih menyayangimu….damailah kamu disana…

semua di dunia…fana semata,relakanlah semua..pasrahkan..karena kita hanya manusia…ada dalam Kuasa-NYa

TERIMAKASIH BUAT BOY…matur nuwun

cucup,alias kakang Brama dari kerajaan Madangkara

Categories: Artikel